TATO

Tato merupakan salah satu bagian dari fashion yang mengalami pergeseran  makna dan persepsi dalam  masyarakat. Bagi saya, dulu orang yang mempunyai tato identik dengan dunia kekerasan seperti preman atau pelaku tidak kejahatan. Mereka gemar sekali mentato tubuhnya, sehingga tato menjadi “tabu” bagi masyarakat umum. Berbeda dengan sekarang ini, tato lebih dipandang sebagai seni body painting yang menarik. Tato menjadi bagian dari tren fashion  yang juga berkembang di kota Malang.

Perkembangan dunia tato di Malang sudah sangat pesat dengan munculnya studio-studio tato yang bisa memberikan ‘ruang’ bagi para pecinta tato. Pemilik tato di kota Malang kebanyakan adalah anak muda, dengan alasan dan latar belakang yang berbeda-beda. Mereka pada umumya menyukai tato karena  keinginan, profesi, dan aktualisasi diri. Ada pula seseorang yang menyukai gambar tertentu, kemudian mengekspresikannya dengan mentato gambar yang disukai pada tubuhnya,  seperti gambar tengkorak dan simbol 4 elemen (air, udara, api dan tanah). “Aku menyukai gambar tengkorak sejak kecil, sekarang aku  memiliki tato bergambar tengkorak di bagian tengkuk,” ujar Renata, seorang penyiar radio.