“KUPATAN MASAL”

Foto & Naskah oleh : Yuda Kurniawan

Negara Indonesia mempunyai banyak beragam kebudayaan yang berasal dari daerah-daerah seperti kebudayaan berupa tari-tarian,upacara adat ataupun tradisi,bahasa dan berbagai kebiasaan masyarakatnya. Kebudayaan tersebut lahir dari jaman dahulu yang di wariskan secara turun-temurun oleh leluhur.

Kebudayaan yang terdapat pada acara “Kupatan Masal” yang dilakukan oleh masyarakat desa Boyolangu, kecamatan Boyolangu, kabupaten Tulungagung. Masyarakat menyelenggarakan acara kupatan masal ini bertujuan untuk menyambut datangnya Idul Fitri dan menjalin tali silaturohmi antar warga. Acara ini dilaksankan setiap tanggal 7 syawal dan sudah diselenggarakan selama empat tahun dan akan terus dilaksanakan setiap tahunnya.

Kupatan masal yang dilakukan masyarakat desa Boyolangu mempunyai perbedaan dengan daerah lain dan yang unik yakni, setiap warga menyerahkah beberapa ketupat ke masjid untuk di doakan lalu dilakukan prosesi mengarak ketupat mengelilingi kampung. Dalam perjalanan mengarak ketupat, Kepala Desa akan memberikan beberapa ketupat kepada warga yang hanya membuka stand ketupat. Menurut warga,mereka menyakini ketupat yang sudah di doakan tersebut akan memberikan barokah, setelah itu warga yang mendapatkan ketupat akan menggantungkan ketupat tersebut di depan rumahnya.

Dalam acara kupatan masal beberapa warga mendirikan stand layaknya orang berjualan yang berada di depan rumah,ada juga yang mendatangkan penyanyi dangdut agar lebih menarik. Namun mereka tidak menjual makanan ketupat melaikan memberikan secara gratis kepada setiap orang yang datang.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.